Tgl 29 April – 2 Mei SMADA membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB)
Informasikan ke sanak saudara, handai tolan yang pingin sekolah di SMADA.
Panduan Penerimaan Siswa Baru TAHUN 2011
PANDUAN PENERIMAAN SISWA BARU SMA NEGERI 2 TEMANGGUNG
1. Calon siswa memasuki loket pendaftaran, membayar biaya pendaftaran dan mendapatkan formulir isian.
2. Mengisi biodata dan nilai rapor pada blangko yang telah disediakan panitia, menyerahkan piagam kepada verifikator bila calon siswa memiliki.
3. Menyerahkan blangko yang telah diisi kepada panitia dan mendapatkan kartu peserta seleksi.
4. Memasuki ruang ICT untuk mengisi biodata dan nilai secara online
5. Setelah selesai mengisi biodata calon siswa, mendapatkan nomor peserta dan password.
6. Peserta pulang dengan membawa nomor pendaftaran dan menunggu pengumuman seleksi Administrasi.
Banyak belajar dan banyak berdoa….OKE
perpus_SMADA
Jln. Pahlawan Temanggung Phone 0293-491182 e-mail: smadalibrary@yahoo.com
green campus
Kamis, 28 April 2011
Kamis, 14 April 2011
Selamat Berjuang para siswa/i SMADA tersayang
Setumpuk pertanyaan menggelantung di pikiran. Dan pertanyaan itu akhirnya membuat kita murung, berdiam diri dan down. Akhirnya kita pun tidak punya rasa percaya diri di tengah keadaan yang serba membuat kita terlihat banyak sekali kekurangan di banding orang lain.
Nah, tentu saja keadaan itu tidak mau kita tanggung sepanjang hidup kita. Hidup yang cuma sekali-kalinya ini pastinya tidak mungkin kita habiskan dengan meratapi nasib. Hanya berdiam diri saja. Menerima apa adanya. TIDAK. We have to change. Kita harus berubah. Kita harus coba sekuat tenaga bagaimana mengatasi rasa minder dan kurang percaya diri ini.
10 (Sepuluh) langkah berikut bisa membantu kita menumbuhkan rasa percaya diri menghadapi situasi apapun. Saat kita berada di bawah atau saat kita berada di atas.
Pertama, Get Moving.
Bergerak. Berbuatlah sesuatu yang berguna. Berdiam diri tanpa melakukan apapun hanya membuat kita tidak berkembang. Stagnan. Melakukan sesuatu yang berguna bagi kehidupan kita dan orang lain akan membuat kita menjadi orang yang berharga dan dihargai. Orang yang berharga dan merasa dihargai adalah dua hal yang bisa meningkatkan self confidence kita.
Bergerak. Berbuatlah sesuatu yang berguna. Berdiam diri tanpa melakukan apapun hanya membuat kita tidak berkembang. Stagnan. Melakukan sesuatu yang berguna bagi kehidupan kita dan orang lain akan membuat kita menjadi orang yang berharga dan dihargai. Orang yang berharga dan merasa dihargai adalah dua hal yang bisa meningkatkan self confidence kita.
Kedua, Make decision.
Belajar mandiri mengatasi masalah. Dan belajarlah mengambil sebuah keputusan. Mengambil sebuah keputusan dalam hidup memerlukan sebuah kepercayaan diri yang tinggi. Oleh karena itu belajar mengambil keputusan berarti belajar melatih kepercayaan diri.
Belajar mandiri mengatasi masalah. Dan belajarlah mengambil sebuah keputusan. Mengambil sebuah keputusan dalam hidup memerlukan sebuah kepercayaan diri yang tinggi. Oleh karena itu belajar mengambil keputusan berarti belajar melatih kepercayaan diri.
Biasakan untuk berani. Dare to fail. Jika kita selalu bertanya kepada orang lain dan meminta mereka menentukan apa yang harus kita lakukan berarti kita tidak punya rasa percaya diri. Bertanya sebelum mengambil keputusan memang penting. Tapi, decision maker-nya adalah kita. Kita yang menentukan. Tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun.
Ketiga, Enjoy What You Are Doing
Menikmati apa yang kita lakukan adalah sebuah indikasi bahwa kita telah melakukan sesuatu yang benar. Melakukan sesuatu yang benar dan baik dengan hasil yang memuaskan akan menambah kepercayaan diri kita.
Menikmati apa yang kita lakukan adalah sebuah indikasi bahwa kita telah melakukan sesuatu yang benar. Melakukan sesuatu yang benar dan baik dengan hasil yang memuaskan akan menambah kepercayaan diri kita.
Keempat, Know Your Self
Ma’rifatun nafs. Kenali diri kita sendiri. Ini penting. Kita harus kenal siapa diri kita yang sebenarnya? Apa kelebihannya dan apa yang menjadi kekurangannya? Nah, jika kita sudah kenal siapa diri kita, kita akan tahu apa yang harus dilakukan untuk hidup ini. For the best life.
Ma’rifatun nafs. Kenali diri kita sendiri. Ini penting. Kita harus kenal siapa diri kita yang sebenarnya? Apa kelebihannya dan apa yang menjadi kekurangannya? Nah, jika kita sudah kenal siapa diri kita, kita akan tahu apa yang harus dilakukan untuk hidup ini. For the best life.
Kelima, Focus on What You Have
fokuslah pada apa yang kita punya. Pada kelebihan kita. Seseorang dikenal atas dasar kelebihannya, bukan kekurangannya. Chris John, akan selalu dikenal sebagai petinju Indonesia kelas dunia yang handal meski pun dia tidak jago bermain bulu tangkis. Dia tidak akan dikenal sebagai Chris John yang tidak bisa bermain bulu tangkis. Tapi Chris John dikenal atas dasar kelebihannya yaitu sebagai seorang petinju handal.
fokuslah pada apa yang kita punya. Pada kelebihan kita. Seseorang dikenal atas dasar kelebihannya, bukan kekurangannya. Chris John, akan selalu dikenal sebagai petinju Indonesia kelas dunia yang handal meski pun dia tidak jago bermain bulu tangkis. Dia tidak akan dikenal sebagai Chris John yang tidak bisa bermain bulu tangkis. Tapi Chris John dikenal atas dasar kelebihannya yaitu sebagai seorang petinju handal.
Jangan terlalu sibuk dan minder dengan kekurangan, tapi asahlah kelebihan yang akan menjadi kekuatan kita. Apa yang menjadi kelebihan, itulah yang harus kita optimalkan. Bernafsu untuk bisa dalam segala hal itu tidak baik. Asah terus potensi dan bakat kita dan fokuslah. Itu yang akan membuat kita dikenal dan menonjol.
Keenam, Fix Your Deficiencies
Benahi kekurangan kita. Setelah kita berhasil mengoptimalkan kelebihan dan potensi, saatnya lah kita mulai perbaiki apa yang menjadi kelemahan kita. Sedikit demi sedikit. Teruslah belajar dan menambah wawasan. Memperluas ilmu dan pengetahuan akan membuat kita lebih berbobot dan kita pun bisa sedikit demi sedikit mengeliminir apa yang jadi kelemahan kita.
Benahi kekurangan kita. Setelah kita berhasil mengoptimalkan kelebihan dan potensi, saatnya lah kita mulai perbaiki apa yang menjadi kelemahan kita. Sedikit demi sedikit. Teruslah belajar dan menambah wawasan. Memperluas ilmu dan pengetahuan akan membuat kita lebih berbobot dan kita pun bisa sedikit demi sedikit mengeliminir apa yang jadi kelemahan kita.
Ketujuh, Dare to Try
Berani mencoba. Jangan takut salah dan jangan takut gagal. Setiap orang pernah salah dan pernah gagal. Siapa pun itu. Perlu diketahui kesalahan akan membuat kita lebih berhati-hati dan banyak belajar. Sedangkan kegagalan adalah kunci untuk meraih kesuksesan. Mencoba dan teruslah mencoba. Jangan pernah berhenti untuk melakukan sesuatu karena seperti kata orang bijak “Kegagalan yang sebenarnya adalah saat di mana kita berhenti mencoba”. So, Keep trying!
Berani mencoba. Jangan takut salah dan jangan takut gagal. Setiap orang pernah salah dan pernah gagal. Siapa pun itu. Perlu diketahui kesalahan akan membuat kita lebih berhati-hati dan banyak belajar. Sedangkan kegagalan adalah kunci untuk meraih kesuksesan. Mencoba dan teruslah mencoba. Jangan pernah berhenti untuk melakukan sesuatu karena seperti kata orang bijak “Kegagalan yang sebenarnya adalah saat di mana kita berhenti mencoba”. So, Keep trying!
Kedelapan, Calm Down and Easy Going
Grogi, ragu, malu, bimbang dan cemas adalah indikasi kalau kita tidak memiliki kepercayaan diri yang baik. Jadi, cobalah untuk bersikap tenang dan wajar. Fokus pada apa yang akan kita lakukan. Ambillah nafas dalam dalam dan buanglah secara perlahan. Dengan bersikap tenang, kita akan lebih bisa mengontrol keadaan baik keadaan di sekitar atau pun keadaan dalam diri kita sendiri. Kita pun akan lebih bisa berpikir kreatif dan realistis.
Grogi, ragu, malu, bimbang dan cemas adalah indikasi kalau kita tidak memiliki kepercayaan diri yang baik. Jadi, cobalah untuk bersikap tenang dan wajar. Fokus pada apa yang akan kita lakukan. Ambillah nafas dalam dalam dan buanglah secara perlahan. Dengan bersikap tenang, kita akan lebih bisa mengontrol keadaan baik keadaan di sekitar atau pun keadaan dalam diri kita sendiri. Kita pun akan lebih bisa berpikir kreatif dan realistis.
Kesembilan, List Your Success Story
Buatlah daftar kesuksesan yang sudah kita raih. Dari mulai kesuksesan paling kecil sampai kesuksesan yang menurut kita luar biasa. Great success. Dengan daftar kesuksesan yang bisa kita liat, itu akan memotivasi kita untuk melakukan langkah selanjutnya. Jika kita bisa melakukan sesuatu di masa lalu dengan bagus dan sukses, tentunya kita pun bisa melakukannya di masa kini dan mendatang. Jadi, “Dulu aja bisa, kenapa sekarang dipertanyakan”
Buatlah daftar kesuksesan yang sudah kita raih. Dari mulai kesuksesan paling kecil sampai kesuksesan yang menurut kita luar biasa. Great success. Dengan daftar kesuksesan yang bisa kita liat, itu akan memotivasi kita untuk melakukan langkah selanjutnya. Jika kita bisa melakukan sesuatu di masa lalu dengan bagus dan sukses, tentunya kita pun bisa melakukannya di masa kini dan mendatang. Jadi, “Dulu aja bisa, kenapa sekarang dipertanyakan”
Kesepuluh, Keep Learning
Banyak belajar dan terus menambah wawasan. Ketika kita sudah memiliki ilmu dan wawasan yang luas maka dengan sendirinya rasa percaya diri akan timbul. Dengan memiliki wawasan yang luas, kita akan lebih mampu dan tahu bagaimana cara bersikap dan tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah. Kita jadi paham bagaimana cara menghadapi diri dan orang lain. Artinya wawasan akan membuat kita lebih dewasa baik dalam berpikir maupun dalam bertindak.
Banyak belajar dan terus menambah wawasan. Ketika kita sudah memiliki ilmu dan wawasan yang luas maka dengan sendirinya rasa percaya diri akan timbul. Dengan memiliki wawasan yang luas, kita akan lebih mampu dan tahu bagaimana cara bersikap dan tahu bagaimana cara menyelesaikan masalah. Kita jadi paham bagaimana cara menghadapi diri dan orang lain. Artinya wawasan akan membuat kita lebih dewasa baik dalam berpikir maupun dalam bertindak.
Itulah kesepuluh hal yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan rasa percaya diri. Self confidence ini sangat dibutuhkan kita dalam meniti hidup ini. Untuk membangun masa depan. And to get our dreams actually. Yang perlu diingat adalah janganlah kita terlalu over confidence karena ini bisa kontra produktif. Remember! Kesombongan hanya akan membuka jalan pada kehancuran. So, keep being confidence! do not over act!
seganap KOMUNITAS SISWA-SISWI SMADA , semoga kalian sukses dan jadi kebanggaan semuanya....
Senin, 04 April 2011
Keajaiban Membaca Buku
Berikut, akan saya bagikan “10 Keajaiban” tersebut tentang hal-hal yang terjadi di tengah kehidupan kita. Semoga bermanfaat.
1. Membaca=Memperluas Wawasan & Memperkaya Sudut Pandang
Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam membaca buku apapun, akan menambah wawasan dan pengetahuan kita yang sebelumnya kita tidak tahu menjadi lebih mengerti dan lebih dapat melihat suatu objek permasalahan dengan beberapa sudut pandang. Namun, bisa jadi, seseorang yang kurang suka membaca buku, agak kesulitan dalam memandang suatu persoalan secara luas dan meninjaunya dari berbagai sudut pandang. Hebat!
2. Membaca = Memperlambat Kepikunan
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Amerika Serikat, kegemaran membaca buku akan membuat seseorang tidak mudah terkena pikun pada masa tua, karena aktivitas membaca buku akan menumbuhkan dendrit - salah satu komponen syaraf terpenting dalam otak yang berfungsi mengkait-kaitkan informasi, dimana susunan saraf otak mirip jaringan kabel. Pemahaman akan sesuatu (dari objek yang telah kita baca) akan muncul bila kabel-kabel syaraf itu berhubungan. Ajaib! (Disadur dari Buku “100 Kiat Menumbuhkan Minat Baca” oleh Marry Leonhardt)
3. Pikiran Sadar dan Tak Sadar Bekerja Serentak
Ada 2 potensi dahsyat yang bekerja di dalam diri manusia saat membaca. Dua potensi dahsyat tersebut adalah:
1. Pikiran sadar yang menangkap bagian per bagian buku dan merekamnya. Hasil yang diserap oleh pikiran sadar dapat diketahui langsung
2. Pikiran tak sadar yang menangkap secara keseluruhan buku dan merekamnya. Hasil yang diserap oleh pikiran tak sadar akan berfungsi setelah beberapa waktu.
Dahsyat!!
4. Mengaktifkan Susunan Syaraf Otak Kiri & Otak Kanan
Pada saat membaca, susunan syaraf yang langsung bekerja itu adalah otak kiri yang lebih fokus kepada logika terhadap deretan huruf yang berjejer. Setelah itu, otak kiri mengirimkan sinyal / kabel otak kiri akan menghubungkan kepada otak kanan sehingga emosi akan muncul (baik berupa emosi positif maupun emosi negatif, tergantung dari pemahaman atas buku yang sedang dibaca), terlebih apabila buku yang dibaca menampilkan ilustrasi-ilustrasi gambar yang menarik, sehingga secara otomatis otak kanan langsung bekerja sebelum diperintahkan oleh otak kiri.Top!!
5. Membaca = Mengolahragakan Pikiran
Manusia memiliki otot-otot yang menggerakkan tubuhnya. Apabila otot-otot di kaki, leher dan dimanapun tidak dibiasakan untuk digerakkan, otot-otot tersebut akan kaku, demikian juga dengan susunan syaraf di otak. Syaraf-syaraf otak itu bagaikan otot-otot yang akan berfungsi efektif bila dilatih secara rutin dan konsisten, mengingat di dalam otak terdapat kulit otak bagian depan (terdapat di daerah pelipis) dan otak kecil (terdapat di daerah dahi) yang apabila tidak digerakkan, otak/ pikiran kita akan mati. Gile!!
6. Membaca buku sama saja berlatih konsentrasi
Bayangkan sebuah bidang kecil berwarna putih dengan huruf–huruf hitam berderet-deret yang harus kita tatap secara terus menerus. Amboi, huruf itu menari-nari di kepala kita dan memberikan makna! Agar makna terserap dan agar suatu informasi dapat kita pahami, kita perlu memusatkan perhatian. Bayangkan, apa jadinya apabila setiap hari kita memusatkan perhatian ke satu bidang berwarna putih itu. Konsentrasi akan mendorong lahirnya aktivitas merenenungkan sesuatu. Dan apabila berkonsentrasi dan merenungkan sesuatu itu terus kita latih secara terus menerus, tidak ada salahnya jika kita salurkan konsentrasi tersebut dengan aktivitas berdo’a secara khusyuk memusatkan perhatian dan meminta kepada Yang Di Atas Sana akan sesuatu yang amat berharga dan bermanfaat bagi kehidupan kita. Ajaib!
7. Membaca = mengumbar imajinasi
Apa itu imajinasi? Itulah potensi terdahsyat yang dimiliki oleh anak-anak saat masih berusia di bawah 5 tahun. Potensi itu juga yang pernah kita miliki dahulu, saat kita gemar bertanya “mengapa”. Mari kita munculkan lagi imajinasi kita lewat membaca buku. Kita diajak berkelana oleh buku ke sudut-sudut terjauh di dunia. Kita diajak menjelajahi bumi yang paling dalam, lautan, angkasa, dan juga kekayaan bathin! Buku adalah kumpulan pengalaman bathin seseorang yang siap dibagikan. Dan imajinasi ibarat cahaya yang dapat membantu kita menembus karang “kebekuan berpikir” , cadas “kekeraskepalaan” , dan langit “ketakterbatasan potensi diri”. Luar biasa!
8. Membaca berarti senantiasa berada di masa depan
Dengan membaca kita senantiasa mengetahui hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Kita dapat merangkai waktu : kemarin, kini dan esok. Kita dapat merenungkan hal yang telah, sedang dan akan dilakukan. Hebat! Membaca memberikan peluang kepada kita untuk menjadi manusia yang selalu ingin di depan, ingin maju, dan ingin sesuatu yang baru.
9. Membaca meredam anak-anak untuk sejenak tidak berkeliaran
Bayangkan kalau membaca senantiasa dilakukan oleh anak-anak di manapun mereka berada. Di mobil, ruang tamu, ruang keluarga, tempat tunggu dokter, tempat antri karcis, dan di mana saja. Anak-anak jadi tidak rewel, tidak merengek-rengek, serta menjadi tenang dan bertambah pengetahuannya. Indahnya!
10.Membawa buku saja tanpa dibaca, orang langsung menganggap kita seorang intelektual
Betapa bangganya disebut dengan sebutan seperti itu. Intelektual adalah seorang yang luas wawasan dan pandangan dalam memandang segala hal. Apabila menjelaskan sesuatu, seorang intelektual tentu akan merujuk ke sebuah data yang diakui kebenarannya. Dia tidak mau omong sembarangan, apalagi ngawur. Dia akan hati-hati sekali dalam memutuskan sesuatu. Pokoknya hebatlah menjadi intelektual itu. Dan cukup dengan menenteng buku. Wow! ....tapi jangan di tenteng doank ya... sambil di baca ;)
1. Membaca=Memperluas Wawasan & Memperkaya Sudut Pandang
Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam membaca buku apapun, akan menambah wawasan dan pengetahuan kita yang sebelumnya kita tidak tahu menjadi lebih mengerti dan lebih dapat melihat suatu objek permasalahan dengan beberapa sudut pandang. Namun, bisa jadi, seseorang yang kurang suka membaca buku, agak kesulitan dalam memandang suatu persoalan secara luas dan meninjaunya dari berbagai sudut pandang. Hebat!
2. Membaca = Memperlambat Kepikunan
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Amerika Serikat, kegemaran membaca buku akan membuat seseorang tidak mudah terkena pikun pada masa tua, karena aktivitas membaca buku akan menumbuhkan dendrit - salah satu komponen syaraf terpenting dalam otak yang berfungsi mengkait-kaitkan informasi, dimana susunan saraf otak mirip jaringan kabel. Pemahaman akan sesuatu (dari objek yang telah kita baca) akan muncul bila kabel-kabel syaraf itu berhubungan. Ajaib! (Disadur dari Buku “100 Kiat Menumbuhkan Minat Baca” oleh Marry Leonhardt)
3. Pikiran Sadar dan Tak Sadar Bekerja Serentak
Ada 2 potensi dahsyat yang bekerja di dalam diri manusia saat membaca. Dua potensi dahsyat tersebut adalah:
1. Pikiran sadar yang menangkap bagian per bagian buku dan merekamnya. Hasil yang diserap oleh pikiran sadar dapat diketahui langsung
2. Pikiran tak sadar yang menangkap secara keseluruhan buku dan merekamnya. Hasil yang diserap oleh pikiran tak sadar akan berfungsi setelah beberapa waktu.
Dahsyat!!
4. Mengaktifkan Susunan Syaraf Otak Kiri & Otak Kanan
Pada saat membaca, susunan syaraf yang langsung bekerja itu adalah otak kiri yang lebih fokus kepada logika terhadap deretan huruf yang berjejer. Setelah itu, otak kiri mengirimkan sinyal / kabel otak kiri akan menghubungkan kepada otak kanan sehingga emosi akan muncul (baik berupa emosi positif maupun emosi negatif, tergantung dari pemahaman atas buku yang sedang dibaca), terlebih apabila buku yang dibaca menampilkan ilustrasi-ilustrasi gambar yang menarik, sehingga secara otomatis otak kanan langsung bekerja sebelum diperintahkan oleh otak kiri.Top!!
5. Membaca = Mengolahragakan Pikiran
Manusia memiliki otot-otot yang menggerakkan tubuhnya. Apabila otot-otot di kaki, leher dan dimanapun tidak dibiasakan untuk digerakkan, otot-otot tersebut akan kaku, demikian juga dengan susunan syaraf di otak. Syaraf-syaraf otak itu bagaikan otot-otot yang akan berfungsi efektif bila dilatih secara rutin dan konsisten, mengingat di dalam otak terdapat kulit otak bagian depan (terdapat di daerah pelipis) dan otak kecil (terdapat di daerah dahi) yang apabila tidak digerakkan, otak/ pikiran kita akan mati. Gile!!
6. Membaca buku sama saja berlatih konsentrasi
Bayangkan sebuah bidang kecil berwarna putih dengan huruf–huruf hitam berderet-deret yang harus kita tatap secara terus menerus. Amboi, huruf itu menari-nari di kepala kita dan memberikan makna! Agar makna terserap dan agar suatu informasi dapat kita pahami, kita perlu memusatkan perhatian. Bayangkan, apa jadinya apabila setiap hari kita memusatkan perhatian ke satu bidang berwarna putih itu. Konsentrasi akan mendorong lahirnya aktivitas merenenungkan sesuatu. Dan apabila berkonsentrasi dan merenungkan sesuatu itu terus kita latih secara terus menerus, tidak ada salahnya jika kita salurkan konsentrasi tersebut dengan aktivitas berdo’a secara khusyuk memusatkan perhatian dan meminta kepada Yang Di Atas Sana akan sesuatu yang amat berharga dan bermanfaat bagi kehidupan kita. Ajaib!
7. Membaca = mengumbar imajinasi
Apa itu imajinasi? Itulah potensi terdahsyat yang dimiliki oleh anak-anak saat masih berusia di bawah 5 tahun. Potensi itu juga yang pernah kita miliki dahulu, saat kita gemar bertanya “mengapa”. Mari kita munculkan lagi imajinasi kita lewat membaca buku. Kita diajak berkelana oleh buku ke sudut-sudut terjauh di dunia. Kita diajak menjelajahi bumi yang paling dalam, lautan, angkasa, dan juga kekayaan bathin! Buku adalah kumpulan pengalaman bathin seseorang yang siap dibagikan. Dan imajinasi ibarat cahaya yang dapat membantu kita menembus karang “kebekuan berpikir” , cadas “kekeraskepalaan” , dan langit “ketakterbatasan potensi diri”. Luar biasa!
8. Membaca berarti senantiasa berada di masa depan
Dengan membaca kita senantiasa mengetahui hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Kita dapat merangkai waktu : kemarin, kini dan esok. Kita dapat merenungkan hal yang telah, sedang dan akan dilakukan. Hebat! Membaca memberikan peluang kepada kita untuk menjadi manusia yang selalu ingin di depan, ingin maju, dan ingin sesuatu yang baru.
9. Membaca meredam anak-anak untuk sejenak tidak berkeliaran
Bayangkan kalau membaca senantiasa dilakukan oleh anak-anak di manapun mereka berada. Di mobil, ruang tamu, ruang keluarga, tempat tunggu dokter, tempat antri karcis, dan di mana saja. Anak-anak jadi tidak rewel, tidak merengek-rengek, serta menjadi tenang dan bertambah pengetahuannya. Indahnya!
10.Membawa buku saja tanpa dibaca, orang langsung menganggap kita seorang intelektual
Betapa bangganya disebut dengan sebutan seperti itu. Intelektual adalah seorang yang luas wawasan dan pandangan dalam memandang segala hal. Apabila menjelaskan sesuatu, seorang intelektual tentu akan merujuk ke sebuah data yang diakui kebenarannya. Dia tidak mau omong sembarangan, apalagi ngawur. Dia akan hati-hati sekali dalam memutuskan sesuatu. Pokoknya hebatlah menjadi intelektual itu. Dan cukup dengan menenteng buku. Wow! ....tapi jangan di tenteng doank ya... sambil di baca ;)
Langganan:
Komentar (Atom)